Tujuan Sosialisasi Politik Beserta Fungsi Dan Maknanya

Tujuan Sosialisasi Politik – Mendekati pilkada yang akan diadakan beberapa saat lagi , tentunya kita sering mendengar sosialisasi politik dari para tokoh politik yang ada di Indonesia.

Tidak hanya orang dewasa saja , anak anak yang masih duduk di bangku sekolah juga sudah dikenalkan dengan sosialisasi politik. Namun ada saja beberapa orang yang masih belum mengetahui apa dan pentingnya sosialisasi politik tersebut.

Sebelum membahas tentang apa tujuan dari sosialisasi politik , ada baiknya kita mengetahui makna dan fungsi dari tujuan sosialisasi politi tersebut. Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini

Makna Sosialiasi Politik

Sosialisasi politik adalah sesuatu yang bisa dilihat sebagai sebuah lanjutan dari situs slot online pengetahuan yang berisi tentang nilai-nilai politik. Dengan adanya sosialisasi politik ini diharapkan masyarakat bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang nantinya akan menjadi petunjuk peran dalam politik.

Sosialisasi politik juga bisa membuat kita belajar hal yang berkaitan dengan kepentingan pribadinya ataupun kepentingan orang lain. Oleh karena itu kita nantinya bisa mengetahui perkembangan politik yang luas yang berkaitan dengan gejala politik dan masalah-masalah politik yang ada di sebuah masyarakat.

Berikut adalah point point penting dari makna sosialisasi politik.

  • Proses hasil belajar dari pengalaman yang ada.
  • Sosialisasi tidak dibatasi usia
  • Prakondisi yang dibutuhkan bagi aktivitas sosial
  • Dapat dilakukan diberbagai tempat , mulai dari lingkungan keluarga , sekolah , media sosial ataupun dalam lingkungan partai politik.

Fungsi Sosialisasi Politik

Setelah mengetahui makna makna penting dari sosialisai politik , selanjutnya kami akan memberitahukan kepada kalian fungsi dari sosialisasi politik itu sendiri.

  • Mampu belajar dan menghormati norma norma yang ada dalam suatu tempat.
  • Bisa mengenal masyarakat lebih luas.
  • Mengetahui peran masing masing dari setiap masyarakat.
  • Mengembangkan kemampuan sesuai dengan peran dan juga status sosial.

Tujuan Sosialisasi Politik

Menurut Richad E. Dawson tujuan dari sosialisasi politik adalah  suatu pewarisan pengetahuan, nilai-nilai dan pandangan-pandangan politik dari orang tua, guru dan sarana-sarana sosialisasi lainnya kepada warga negara baru dan mereka yang baru menginjak dewasa.

  • Untuk memperluas pemahaman dan penghayatan serta wawasan terhadap masalah-masalah politk yang berkembang.
  • Mampu meningkatkan kualitas diri dalam berpolitik sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
  • Dapat meningkatkan kualitas kesadaran politik rakyat menuju peran aktif dan partisipasinya terhadap pembangunan politik bangsa secara keseluruhan.

Fungsi Partai Politik Di Indonesia

Fungsi Partai Politik Di Indonesia – Menurut Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang No. 2 tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik , Partai Politik adalah organisasi yang sifatnya nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Indonesia secara sekarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan Negara.

Fungsi Partai Politik Di Indonesia

Ketika nanti diadakannya pemilu , suatu partai politik harus memenuhi terlebih dahulu persyaratan tertentu yang telah ditetapkan oleh Undang Undang. Setelahnya baru KPU ( Komisi Pemilihan Umum ) akan memverifikasi hal tersebut melalui dua tahap , yaitu tahap verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

Indonesia yang menganut sistem demokrasi selalu menyimpan berbagai masalah mulai dari perbedaan hingga persaingan. Masalah ini juga menjadi alasan pentingnya peran dari suatu partai politik sebagai perantara antara http://amor.ueuo.com masyarakat dan juga pemerintah , sebagai sarana partisipasi politik, pengatur konflik, hingga kontrol atas kebijakan-kebijakan pemerintah.

Oleh karena itu partai politik itu sendiri dibagi menjadi 5 fungsi. Berikut adalah 5 fungsi partai politik yang ada di Indonesia .

Sarana Pengatur Konflik

Seperti yang sudah kami tekankan sebelumnya , Indonesia yang menjadi negara demokrasi tentunya memiliki masalah mulai dari perbedaan ragam suku , etnis , budaya , status sosial dan masih banyak lainnya.

Perbedaan tersebut seharusnya sudah menjadi hal yang harus ditangani oleh partai politik. Karena pada umumnya partai politik memiliki fungsi untuk mendamaikan dan mengharmoniskan suasana hati para masyarakatnya.

Sarana Partisipasi Politik

Partai politik yang menerima dan menampung aspirasi masyarakat tertentu seharusnya sudah pasti mempengaruhi kebijakan kebjakan pemerintah yang ada.

Tanpa adanya partisipasi ataupun keterlibatan partai poltik, kebijakan-kebijakn yang dibuat pemerintah tentunya tidak dapat di ubah jika tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.

Sarana Kontrol Politik

Partai politik juga berfungsi sebagai pengingat dan meluruskan kebijakan kebijakan pemerintah yang terjadi kesalahan maupun kekeliruan yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Pengontrolan politik tersebut berupa pengawasan serta peninjauan terhadap pelaksanaan jalannya kepemerintahan agar dapat berjalan baik sebagaimana mestinya.

Sarana Komunitas Politik

Partai politik yang memiliki fungsi sebagai sarana komunitas politik membuat kita bebas untuk menyalurkan berbagai macam aspirasi ataupun suara agar sampai ke pada pihak pemerintah.

Jadi secara garis besar , fungsi partai politik ini adalah sarana dan juga perantara antara rakyat dan juga pemerintah.

Sarana Rekrutmen Politik

Dan fungsi yang terakhir dari partai politik itu sendiri adalah sebagai tempat untuk menampung dan penyeleksian kader-kader politik yang nantinya akan meneruskan kepemimpinan suatu pemerintahan dengan jabatan tertentu.

Alasan Jokowi Mengadakan Pilkada Di Tengah Pandemi , Motif Politik Dan Ekonomi?

Alasan Jokowi Mengadakan Pilkada – Entah kenapa Jokowi sangat ngotot untuk mengadakan pilkada yang akan diadakan pada bulan Desember 2020 ditengah kasus pandemi yang sedang menimpa Indonesia saat ini.

Alasan Jokowi Mengadakan Pilkada

Padahal beberapa ahli kesehatan sudah memberikan saran untuk menunda pesta demokrasi tersebut. Selain itu dua organisasi Islam terbesar yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga meminta kepada Jokowi untuk menunda pilkada hingga kondisi membaik.

Namun tampaknya usulan tersebut tidak didengarkan sama sekali oleh Jokowi untuk tetap mengadakan sbobet pilkada. Anak sulung Jokowi yaitu Gibran Rakambuming Raka, maju sebagai calon Wali Kota Solo, Jawa Tengah. Sedangkan menantunya, Bobby Nasution, menjadi calon Wali Kota Medan, Sumatera Utara.

Namun tentunya Jokowi melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Menurut saya , alasan Jokowi mengadakan pilkada di tengah maraknya kasus pandemi saat ini karena motif ekonomi dan juga politik Indonesia. Penasaran dengan penjelasannya? Kita simak di bawah ini.

Motif Ekonomi

Kasus corona yang datang ke Indonesia beberapa bulan lalu membuat negara Indonesia sangat terpukul di berbagai sektor. Salah satu sektor yang terkena pukulan sangat berat adalah ekonomi.

Seperti yang kita ketahui , pilkada memang sangat baik dari sisi ekonomi. Sang pelaku politik selalu menyuntikkan anggaran untuk masyarakat , baik itu legal seperti persiapan logistik pemilu ataupun illegal dengan memperjual belikan suara .

Alasan Jokowi Mengadakan Pilkada

Selain menyuntikkan dana segala kepada masyarakat , alasan lainnya yaitu pilkada itu sendiri. Di masa pandemi saat ini pemerintah sudah mengeluarkan banyak sekali anggaran untuk membeli alat pelindung selama pemilihan nanti. Setidaknya sudah ada lebih dari 20 triliun yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk hal tersebut.

Jika nantinya pilkada tersebut dibatalkan , maka tentunya pemerintah akan mengeluarkan dana yang lebih besar lagi yang tentunya bisa merugikan ekonomi bangsa Indonesia.

Motif Politik

Pemerintah mengatakan jika alasan tetap mengadakan pilkada adalah suatu larangan jika menunda pilkada yang melanggar hak konstitusi rakyat untuk memilih dan akan berakibat pada kosongnya pemimpin di tingkat daerah.

Namun kenyataannya tidaklah begitu. Menunda pemilu bukan berarti melanggar hak konstitusional rakyat untuk memilih , melainkan pemilu masih tetap ada dan dilaksanakan setelah membaiknya pandemi di Indonesia.

Alasan Jokowi Mengadakan Pilkada

Selain itu alasan lain dari pemerintah untuk tetap mengadakan pemilu adalah melihat beberapa negara tetangga seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan yang tetap mengadakan pemilu. Hal ini pun sangat fatal karena beberapa alasan.

Untuk Korea Selatan , kasus pandemi pada negara tersebut sudah semakin membaik. Jadi tidak menjadi masalah jika mereka mengadakan pilkada karena sudah terkontrol dengan sangat baik. Berbeda dengan Indonesia yang masih banyak sekali kasus covid-19.

Sedangkan untuk Amerika Serikat , masa jabatan presiden yang sangat singkat menjadi alasan mereka tetap mengadakan pesta demokrasi tersebut. Presiden Amerika Serikat hanya diberikan waktu 4 tahun untuk menjabat , belum lagi ditambah dengan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat yang membutuhkan waktu yang sangat lama.

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran Siap Pimpin Kampanye

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran – Kabar politik terbaru datang dari pilkada kota Solo, Jawa Tengah. Salah satu calon pasangan , Gibran Rakabuming Raka , mendapatkan dukungan dari cmd368 Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran

Sandiaga Uno , Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan jika dirinya siap membantu kampanye sang putra Presiden Joko Widodo , Gibran Rakabuming Putra.

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran

Hal itu dibenarkan oleh ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno , yang mengatakan jika Sandiaga Uno keluar sebagai Jurkam ( Juru Kampanye ) pasangan Gibran – Teguh berdasarkan keputusan pengurus Gerindra pusat.

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran

Salah satu visi dan misi dari pasangan Gibran – Teguh adalah dengan memberdayakan UMKM agar bisa memulihkan kondisi ekonomi dalam keadaan pandemi saat ini.

Visi misi tersebut rasanya cocok dengan Sandiaga Uno yang memiliki fokus yang sama terhadap karir UMKM yang ada di Indonesia.

“Jadi kalau bicara UMKM, Bang Sandi sama mas Gibran sudah pas sekali,” katanya.

Tidak hanya Sandiaga Uno , beberapa politikus level nasional pun turut membantu kampanye pasangan Gibran – Teguh. Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto Kristiyanto serta Ketua DPP Puan Maharani.

Walaupun masih belum diketahui kampanye jenis apa yang akan mereka lakukan , namun kita bisa memprediksikan jika mereka akan sering melakukan kampanye secara virtual.

Sandiaga Uno Jadi Jurkam Gibran

Pasangan Gibran – Raka yang memiliki nomor urutan 1 , akan melawan calon pasang lainnya yaitu Bagyo Wahyono-FX Supardjo (BaJo).

Pasangan Bagyo Wahyono – FX Supardjo diketahui maju lewat sistem independen setelah berhasil mengumpulkan lebih dari 28 ribu KTP warga.

Golkar Minta Peserta Pilkada Tetap Mengutamakan Protokol Kesehatan

Golkar Minta Peserta Pilkada Tetap Mengutamakan Protokol Kesehatan – Kabar politik terbaru datang dari anggota Fraksi Golkar DPR RI , Melki Lana mengatakan pelaksanaan Pilkada ( Pemilihan Kepala Daerah ) harus tetap diadakan dan dilaksanakan walaupun di tengah kondisi virus corona saat ini.

Melki meminta untuk pemerintah dan KPU untuk tetap mengutamakan domino gaple dan mengedepankan protokol kesehatan untuk menghindari adanya kasus covid dan juga membuat para peserta merasa aman.

Golkar Minta Peserta Pilkada

“Partai Golkar akan menjadi Partai terdepan dalam penerapan protokol kesehatan dalam upaya penanggulangan Covid-19 dalam Pilkada Serentak 2020,” ucap Melki, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/9/2020).

Oleh karena itu , Melki berharap Pilkada yang akan diselenggarakan nanti dipersiapkan sebaik mungkin sehingga tidak membuat kasus covoid-19 di Indonesia semakin bertambah.

Melki juga berpendapat jika protokol kesehatan harus sudah dibiasakan dan dilakukan ketika akan melakukan kegiatan di luar rumah tak terkecuali dengan pilkada. Hal ini diharapkan agar tidak terjadi cluster baru atau gelombang covid lainnya yang kontraproduktif.

Walaupun sudah jelas diberitahukan untuk mengutamakan dan mengedepankan protokol kesehatan , masih ada saja beberapa tempat pilkada yang mengalami persoalan akan hal itu.

Setidaknya sudah ada kurang lebih 72 bacalon petahana yang diberi peringatan oleh Kemendagri terkait hal itu.

Sanksi Pelanggar Protokoler Kesehatan

Golkar Minta Peserta Pilkada

Ada 2 sanksi yang akan diterima oleh kepala daerah jika ditemukannya pelanggaran protokol kesehatan ketika proses pilkada berlangsung. Hal ini tertulis jelas di Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah , yang dimana sanksi pertama berupa penundaan pelantikan kepala daerah selama kurang lebih 6 bulan bagi kepala daerah yang nantinya memenangkan pilkada.

Yang kedua , adanya Penjabat baru sementara yang dipersiapkan oleh kantor pusat.

“Kesetaraan kompetisi antarkandidat, pemenuhan hak pilih dan penyelenggaraan pemilu dengan protokol kesehatan yang ketat harus kita jaga dengan seimbang,” kata Melki.

Bukan hanya dari pemerintah saja yang harus tetap mengedepankan protokol kesehatan , tapi juga warga negara. Golkar minta peserta pilkada nantinya harus patuh dan menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah.

Kerja sama di kedua belah pihak antara warga dan pemerintah harus diwujudkan agar bisa mengurangi angka kasus covid yang terjadi di Indonesia.